Kasur Kesakitanmu

: Nihayah
Di atas kasur kesakitanmu itu,
nafas-nafas rahasiamu
membekas pada bantal yang pulas.

Di atas kasur kesakitanmu itu,
air jingga dari matamu
menetes dan menjelma butiran rindu.

Di atas kasur kesakitanmu itu,
bayang-bayang tubuhmu
melukis bunga-bunga kegemaranmu.

Di atas kasur kesakitanmu itu,
kulitmu yang layu
beterbangan seperti kupu-kupu.

Di atas kasur kesakitanmu itu,
kuncup matamu mengedipkan doa,
melepas dosa-dosa di ujung hidupmu.



22/07/2013
Back to top