Di seberang tumpukan roda-roda
dia menyapa dengan suara indah
Berteriak aku di dalam rongga-rongga
Tersenyum aku, duhai senangnya
Matanya yang indah membawaku ke dunia tanya
Siapa sebenarnya di seberang sana
Aku benar-benar tak bisa percaya
Kehadirannya menuntunku bahagia
Ku ajak dia menyusuri jalanan kota
Sengaja agar dia tahu maksudnya
yang sebentar, lalu berpisah
Walau sebentar tapi indah rasanya
Tak bisa aku mengucap kata indah
Seperti keindahan dalam syair-syair cinta
Biar saja raga yang mewakilinya
Biar suasana yang menjadi kata-kata
Aku pengecut tak jujur tentang rasa
Hanya harap yang mampu aku baca
Semoga saja aku suka, dia pun juga
Untuk hidup bahagia, selamanya
29/09/2012
Aku Tahu
Aku tahu kau adalah madu
Dengan manismu aku malu
Aku tahu kau adalah bunga
Karena harummu aku muna
Aku tahu kau adalah malam
Bila mengingatmu aku tenggelam
Aku tahu kau adalah siang
Waktu itu yang membuatku hilang
Aku tahu kau menjadi bulan
Saat mataku melihatmu diam-diam
Aku tahu kau bagaikan matahari
Membuat aku takut menghampiri
Aku tahu kau adalah bintang
Menyala di hatiku terang
Aku tahu kau adalah awan
Karena itulah aku nyaman
23/09/2012
Dengan manismu aku malu
Aku tahu kau adalah bunga
Karena harummu aku muna
Aku tahu kau adalah malam
Bila mengingatmu aku tenggelam
Aku tahu kau adalah siang
Waktu itu yang membuatku hilang
Aku tahu kau menjadi bulan
Saat mataku melihatmu diam-diam
Aku tahu kau bagaikan matahari
Membuat aku takut menghampiri
Aku tahu kau adalah bintang
Menyala di hatiku terang
Aku tahu kau adalah awan
Karena itulah aku nyaman
23/09/2012
Subscribe to:
Comments (Atom)
