Di seberang tumpukan roda-roda
dia menyapa dengan suara indah
Berteriak aku di dalam rongga-rongga
Tersenyum aku, duhai senangnya
Matanya yang indah membawaku ke dunia tanya
Siapa sebenarnya di seberang sana
Aku benar-benar tak bisa percaya
Kehadirannya menuntunku bahagia
Ku ajak dia menyusuri jalanan kota
Sengaja agar dia tahu maksudnya
yang sebentar, lalu berpisah
Walau sebentar tapi indah rasanya
Tak bisa aku mengucap kata indah
Seperti keindahan dalam syair-syair cinta
Biar saja raga yang mewakilinya
Biar suasana yang menjadi kata-kata
Aku pengecut tak jujur tentang rasa
Hanya harap yang mampu aku baca
Semoga saja aku suka, dia pun juga
Untuk hidup bahagia, selamanya
29/09/2012
