Balada Penjual Iman

Semalam, di pasar, selepas salat petang,
aku melihat serombongan orang
membawa hati masing-masing
dibungkus kesucian sorban.

Takbir diserukan lantang.
“Allahu Akbar!” “Allahu Akbar!”

Lebih lantang mereka melanjutkan,
“Keimanan! Siapa yang hendak membeli keimanan!
Ada diskon besar-besaran!”

Seperti Ipin di film orang-orangan,
aku pun menggumamkan,
“Kasihan – kasihan – kasihan.”
Benar, mereka berani menjual hati berikut isi,
demi memanjakan perut doang.

Setelah barang dagangan terjual,
mereka pulang,
dengan senyum girang,
dengan senyum kemenangan.

Mereka pun kenyang
“Allahu Akbar!”



14/05/2014
Back to top