Ibu, kami ingin mengaji
tetapi keinginan kami terkulum
di mulut ustaz-ustaz genit itu
yang melantunkan ayat-ayat
tentang selamat dunia-akhirat
dengan bayaran berlipat-lipat.
Sementara kebodohan kami
masih menjalar di sekelilingnya
dan kami yang hanya ingin mengaji
kini terkapar di tanah
yang penuh debu-debu dosa
hanya karena miskin harta.
15/11/2013
