Di matamu aku melihat kilatan cahaya
Cahaya yang memojokkan sebuah pertanda
Pertanda bahwa kau memiliki buah cinta
Entahlah! Itu nyata ataukah dusta!
Di matamu aku menemukan segumpal duka
Menitis dalam pesona raut muka
Tertuang oleh sikapmu yang bijaksana
Dikala kau kecewa dengan sikap seorang pemuda
Di matamu membawa hati ini percaya
Bahwa cinta tak mau berbuat dusta
Menahan hasrat pun tak mampu juga
Merangsang sudah jiwamu dalam surga
Di matamu kau hamparkan cahaya-cahaya
Menarikku larut dari segala yang ada
Aku pun diam di atas lembutnya sajadah cinta
Bersujud, berdoa. Bersujud, berdoa. Bersujud, berdoa
20/01/2013
