Abah,
sejak aku kecil kau tanamkan
butir Pendidikan di setiap langkah
walau biayanya tak seperti prasangka
katamu, "Agar kau memiliki derajat mulia"
Abah,
mungkin pendapatku sedikit tak sama
memahami derajat mulia dengan beda
ditarik hanya dari Pendidikan semata
namun hal itu aku terima lantaran aku percaya
Abah,
aku percaya bukan pada Pendidikan
aku percaya ucapanmu adalah doa
walau logika tetap tak mau terima
aku akan tetap patuh dan terima
Mimi,
walau kau tak mampu mengenyam Pendidikan
kau adalah ibu yang selalu mengajarkan kesederhanaan
memang aku patuh pada Prof. Dr. Fulan
tapi lebih patuh padamu yang tak lulus Pendidikan
Mimi,
kau ajarkan sebaris kalimat mujarab
yang membawaku memahami musabab
padahal kau tak menjelaskan kata sabab
aku rasakan itu sebagai sabab-musabab
Mimi,
walau kau tak lagi nampak pada mata telanjang
namun ajaranmu akan tetap aku genggam
sebagai baktiku padamu seorang
agar nanti aku memiliki kuburan yang terang
Kalian Orangtuaku,
aku persembahkan untuk kalian
hanya doa yang dapat aku panjatkan
hanya doa yang dapat aku berikan
اللهم اغفر لهما وارحمهما كما ربياني صغيرا
amiiin...
26/10/2012
